KAJIAN NILAI CADIK DI PESISIR SELATAN JAWA

  • Indra gunara rochyat Esa Unggul University
  • Bambang Sunarto Institut Seni Indonesia Surakarta
Keywords: cadik, nelayan, nilai, pesisir

Abstract

Cadik adalah alat penyeimbang perahu nelayan di Pesisir Selatan Jawa. Fungsi cadik adalah untuk menjaga kestabilan perahu agar tidak terbalik saat diterpa gelombang. Ada pandangan bahwa cadik hanya merupakan bagian dari perahu nelayan. Padahal, cadik bukan sekedar elemen sekunder dari perahu. Cadik adalah fenomena budaya, yang memiliki fungsi penting lain bagi masyarakat pesisir terkait dengan persoalan nilai dalam seni rupa cadik. Masalah ini belum pernah diteliti sehingga perlu untuk mendapat perhatian. Pendekatan diakronik dan antropologi nelayan cukup berfungsi untuk menghasilkan kesimpulan melalui analisis yang proporsional. Ada perbedaan mendasar antara cadik pada Pesisir Selatan Pulau Jawa dengan adalah cadik di pesisir pantai lainnya. Penyebab perbedaan adalah karakteristik penalaranan dan intuisi para pengrajin. Nalar dan intuisi mereka bekerja berdasarkan kebutuhan dan persoalan kehidupan. Akhirnya, persoalan itu menghasilkan nilai resistensi pada cadik. Penelitian ini membuktikan bahwa cadik adalah karya budaya yang memiliki nilai resistensi dan nilai-nilai estetis lainnya sebagai tambahan.

Author Biography

Bambang Sunarto, Institut Seni Indonesia Surakarta

Program Studi Seni, Pascasarjana

Published
2020-11-15